Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 November 2014

Awal Mula Ditetapkannya Kendaraan Berjalan di Sisi Kiri

Di Indonesia dan beberapa negara lainnya, kendaraan berjalan di sisi jalan sebelah kiri. Meski demikian di beberapa negara lain kendaraan berjalan di sisi sebelah kanan. Mengapa bisa ada perbedaan seperti ini?

Sekedar informasi, ternyata aturan yang lebih dahulu diberlakukan adalah kendaraan berjalan di sebelah kiri. Mengapa demikian?

Ternyata hal ini bermula dari masa sebelum adanya kendaraan. Pada waktu itu, orang-orang berkendara menggunakan kuda. Biasanya mereka juga membawa pedang yang disarungkan. Biasanya pula, mereka menggantungkan pedang di sebelah kiri agar dapat mengeluarkan pedang dari sarungnya dengan tangan kanan.

Nah, dengan kondisi ini, orang-orang akan lebih mudah dan aman jika mereka berjalan di sebelah kiri jalan. Mengapa demikian? Jika mereka berjalan di sebelah kiri jalan, orang lain dari arah yang berlawanan (yang juga berjalan di sebelah kiri) akan berada di sebelah kanan mereka.

Dengan kondisi ini, mereka akan mudah mengambil pedang dan menghunuskannya ke orang tersebut jika ternyata orang tersebut adalah musuh. Alasan pertahanan inilah yang mendasari orang-orang untuk mengendarai kuda di sebelah kiri.

Ketentuan ini pun tetap dipertahankan sampai munculnya kereta kuda. Para kusir tetap memilih berjalan di sebelah kiri supaya mengurangi kemungkinan bertabrakan dengan penunggang kuda.

Setelah kereta kuda mulai digantikan dengan kendaraan modern pun, ketentuan ini masih dipertahankan. Akhirnya jadilah ketetapan lajur kiri ini.

Lantas, mengapa ada beberapa negara yang menetapkan kendaraan berjalan di sebelah kanan? Ternyata, setelah masa berkendara dengan kuda berakhir, kebutuhan pertahanan yang mendasari berjalan di sebelah kiri pun tidak mengikat lagi.

Beberapa orang yang tangannya tidak kidal merasa lebih nyaman untuk berjalan di sebelah kanan. Untuk itulah di beberapa negara, kendaraan diatur agar berjalan di sebelah kanan.

SUMBER: sains.me

Mengapa Kucing Benci Air??

Sekadar untuk diketahui, tidak semua jenis kucing benci sama air lho, ada beberapa jenis kucing yang justru suka sekali bermain air. Hal ini pada umumnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan tempat tinggal kucing tersebut.

Maksudnya, jenis kucing yang hidup di lingkungan bersuhu sangat panas suka banget menghabiskan waktu berlama-lama berkubang di air.

Misalnya saja di daerah gurun pasir di benua Afrika sana. Di sana, baik kucing kecil seperti yang sering kita jumpai, atau malah sepupu dekat kucing, yakni singa dan harimau sangat suka berlama-lama berada di kawasan basah. Mengapa? Jelas ini ada hubungannya dengan ketersediaan asupan air minum dan untuk menjaga kelembaban tubuh.
tapi ada yang perlu diluruskan dulu nih, Kucing sama sekali ngga takut sama air lho, beberapa jenis kucing cuma tidak suka saja dengan air, bukannya takut. Mengapa mereka benci sama air?

Nah jawabannya juga ada beberapa kemungkinan.

Pertama, bulu kucing ini sifatnya mengunci air, jadi kalau bulu mereka terkena siraman air, air tersebut akan langsung terkunci dan membuat bulu-bulu tersebut menjadi lebih berat. Tentu saja hal ini membuat si pus menjadi tidak nyaman.

Yang kedua, kucing punya indera penciuman yang sangat sensitif. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis kucing akan merasa tidak nyaman dengan bau-bau zat kimia yang terkandung di dalam beberapa jenis air, termasuk air ledeng.

Nah semoga penjelasan di atas bisa menjawab pertanyaan kamu ya, Ira. Salam Pus..

Minggu, 02 November 2014

Benarkah Biji Buah-Buahan yang Tertelan Bisa Tumbuh di dalam Perut?

Waktu masih kecil, barangkali kamu punya pengalaman secara tidak sengaja menelan biji buah yang kecil seperti buah jeruk atau buah semangka saat sedang memakan buah tersebut. Kemudian ada orang dewasa yang bilang  biji-biji yang tertelan tersebut dapat tumbuh di dalam perut. Tapi, tentu saja itu cuma bercanda.  Apa alasannya biji buah tak dapat tumbuh dalam tubuh kita?

Kalau kita melemparkan biji buah ke halaman rumah, kemungkinan biji itu akan tumbuh menjadi pohon karena tanah tempat dilemparkan biji tadi memang memiliki kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Sementara itu, biji yang tertelan akan masuk ke dalam lambung. Di dalam lambung terdapat suatu senyawa asam bernama asam klorida. Asam klorida atau asam lambung ini berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh kita. Bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh dapat dirusak oleh asam ini. Asam klorida juga dapat berfungsi sebagai antiseptik karena bakteri yang tidak tahan asam akan mati terkena asam lambung. Kalau kita muntah, kita merasakan asam di mulut kita, itulah asam lambung yang berasal dari lambung kita.

Zat asam ini akan menghancurkan biji-biji yang tertelan bersama makanan. Suasana asam yang tinggi tidak cocok bagi pertumbuhan biji-biji buah yang ditelan. sehingga biji-biji itu tak pernah tumbuh dalam perut kita. Biji-biji tersebut akan hancur dan dibuang bersama sisa makanan kita nantinya.

Sumber: sains.me

Sering Merasa Ponsel Seolah Bergetar? Ini Penyebabnya

Kamu pernah atau sering merasa seolah ponselmu bergetar tetapi begitu dicek ternyata tidak ada panggilan, SMS, atau pesan instan masuk? Tenang, kamu tidak sendirian karena ternyata hampir semua orang yang terbiasa mengantongi ponselnya pernah atau sering mengalami hal tersebut. Kok bisa ya kita seolah merasa ada getaran pada ponsel padahal sebenarnya tidak?

Kejadian itu disebut juga phantom vibration. Sederhananya, kejadian tersebut disebabkan karena otak salah menerima respon dari saraf kita.

Jika kamu terbiasa mengantongi ponsel di saku celana kamu, saraf di sekitar tempat kamu biasa meletakkan ponsel itu lama-kelamaan akan bisa mengenali keadaan apakah ponsel tersebut bergetar ataukah ponsel tersebut tidak bergetar. Rangsangan dari saraf tersebut kemudian diterima dan diterjemahkan oleh otak sebagai suatu kondisi antara ‘ponsel bergetar’ atau ‘ponsel tidak bergetar’.

Nah, tetapi bisa saja otak kita salah menerjemahkan rangsangan tersebut. Otak bisa saja menerjemahkan rangsangan saraf sebagai kondisi ‘ponsel bergetar’ padahal sebenarnya tidak, dan demikian pula sebaliknya. Saat itulah kita merasa ponsel kita seolah bergetar padahal sesungguhnya tidak.

Lantas, apakah hal ini wajar? Sebenarnya hal ini wajar saja. Hal ini mirip dengan yang dirasakan oleh ibu yang baru melahirkan, di mana mereka sering masih merasa gerakan bayi di perut mereka.

Tetapi, beberapa ahli juga mengatakan bahwa hal ini terkait dengan kebiasaan manusia sekarang yang tidak bisa lepas dari gadget. Jika seseorang sudah sangat sering merasakan phantom vibration ini, diduga bahwa orang tersebut sangat mengkhawatirkan atau mengharapkan adanya telepon, SMS, atau pesan instan masuk ke ponsel mereka. Artinya, orang tersebut hampir tidak bisa lepas dari gadget.

Kalau kamu sering merasakan gejala phantom vibration, tidak ada  salahnya kalau meluangkan sejenak waktu untuk lepas dari gadget.

Sejarah Susunan Keyboard QWERTY

Tahukah kamu apa QWERTY itu? Ya, QWERTY adalah susunan keyboard yang ada di komputer atau laptopmu. Sebagian besar ponsel saat ini juga sudah menggunakan susunan keyboard tersebut. Hmm, tetapi mengapa kita sekarang menggunakan susunan keyboard seperti itu ya? Mengapa tidak dibuat urut sesuai abjad? Apa memang QWERTY dibuat agar memudahkan kita dalam mengetik?

Pembuat susunan keyboard ini adalah Christopher Latham Sholes. Jika dinilai dari kemudahan mengetik, susunan keyboard QWERTY ini masih kalah dari susunan keyboard yang ia buat sebelumnya. Susunan tersebut dibuat dengan menempatkan huruf yang sering digunakan bersamaan pada posisi yang berdekatan, sehingga kita dapat mengetik lebih cepat.

Bagi kita yang sudah banyak menggunakan komputer saat ini, mungkin susunan awal tersebut memang sangat menguntungkan. Akan tetapi, jangan lupa bahwa zaman dahulu belum ada komputer. Orang-orang masih menggunakan mesin ketik. Masih ingat susunan mesin ketik? Ya, mesin ketik terdiri atas tombol dan batang huruf yang tersambung ke tombol. Saat tombol ditekan, batang huruf akan menghentak pita ke arah kertas dan meninggalkan bekas sesuai dengan pola hurufnya. Nah, ternyata huruf-huruf yang posisinya berdekatan dan sering digunakan bersamaan bisa menimbulkan masalah. Batang huruf-huruf tersebut bisa saling mengait saat digunakan, sehingga menyebabkan proses pengetikan terhambat.

Karena itulah, Sholes mengubah susunan keyboard-nya. Ia pun memisahkan huruf-huruf yang sering digunakan bersamaan agar posisinya tidak berdekatan. Jadilah susunan keyboard QWERTY yang kita kenal sampai sekarang. Susunan tersebut akhirnya diakui sebagai standar internasional. Saat ini, kita sudah tidak banyak menggunakan mesin ketik  sehingga isu batang huruf yang saling mengait itu tidak lagi menjadi masalah besar. Meski demikian, kita tetap menggunakan susunan QWERTY karena sudah terbiasa dengan susunan seperti ini.

Serba-Serbi Janji Jari Kelingking

Pernahkah kalian melakukan janji jari kelingking? Mungkin pernah ya, waktu kecil dulu, hehehe. Sebenarnya berasal darimana sih, janji kelingking ini? Kalau kamu adalah penggemar anime, pasti kamu tahu istilah Jepang untuk janji kelingking ini, yaitu yubikiri ganmen.

Di Jepang sendiri ada lagu anak-anak tentang yubikiri. Lagunya bersyair ‘Yubikiri genman, uso tsuitara hari senbon nomasu’ yang artinya ‘Janji kelingking, kalau kamu berbohong, aku akan membuatmu menelan seribu jarum’. Inti lagunya adalah mengenai kesepakatan memegang janji kelingking ini, barang siapa yang berbohong atau melanggarnya, maka harus menelan seribu jarum atau memotong jari kelingkingnya. Terdengar seram untuk lagu anak-anak, ya.

Memotong jari kelingking jika melanggar janji awalnya merupakan kesepakatan yang dibuat oleh para yakuza di Jepang. Di zaman yang modern ini, janji kelingking sudah dianggap sebagai janji informal yang hanya dilakukan oleh anak kecil atau remaja dengan para sahabat atau orang-orang terdekat mereka. Sedangkan di Amerika, janji kelingking dikenal dengan istilah pinky swear. Apapun namanya, intinya janji kelingking diasosiasikan dengan janji yang sakral dan tidak boleh dilanggar. Bagaimana dengan kamu, apakah kamu percaya dengan janji kelingking?

Mengintip Bagaimana Cermin Dua Arah Bekerja

Seringkali kita melihat di film-film khusunya pada adegan interogasi ada dua ruangan yang dibatasi oleh sebuah kaca, namun kaca tersebut hanya tembus pandang dari satu sisi saja, sedangkan sisi lainnya hanya melihat layaknya sebuah cermin. Kaca tersebut dinamakan cermin dua arah. Apa rahasianya sehingga satu sisi tembus pandang dan satu sisi memantul? 

Rahasianya adalah salah satu sisi kaca ditutupi dengan lapisan reflektif yang sangat tipis, disebut dengan lapisan setengah perak. Lapisan tersebut membuat setengah dari cahaya yang datang ke cermin dua arah terpantul dan hanya meloloskan setengah dari cahaya yang datang sehingga tampak memantul.

Ketika di tempatkan diantara dua ruangan, cermin dua arah hanya dapat digunakan dalam kondisi tertentu, yaitu satu ruangan harus memiliki cahaya yang menyala terang dan ruangan lain harus dalam kondisi gelap. Hal ini dilakukan untuk memberikan tampilan cermin normal pada cermin di ruangan yang terang. Pada ruangan yang gelap akan dapat melihat tembus pandang dan melihat ruang lain secara sempurna karena tetap ada cahaya yang diteruskan oleh lapisan setengah perak dari ruangan yang terang.

Efek cermin dua arah akan hancur apabila kedua ruangan dalam kondisi terang karena permukaan kedua sisi cermin akan meneruskan cahaya, walaupun kecil, ke ruangan lain sehingga dapat terlihat tembus pandang dari kedua sisi.

Sumber: sains.me

Rahasia Merpati yang Selalu Pulang ke Rumahnya

Siapa yang tak kenal si imut burung merpati. Barangkali kamu pernah melihat burung merpati yang diterbangkan oleh seseorang lalu kamu akan akan terkagum-kagum karena biasanya burung merpati itu akan kembali lagi ke tempatnya semula. Wow, hebat sekali ya! Sungguh tajam ingatan si burung. Yak merpati merupakan salah satu jenis burung dengan kemampuan mengingat yang cukup baik. Ia dapat mengingat dimana rumahnya, bahkan ketika ia berada di tempat yang sangat jauh sekalipun.

Ternyata, bukan hanya ingatannya saja yang membuatnya mudah mengenali tempat asalnya, merpati juga memiliki kemampuan visual yang hebat. Mereka mampu melihat dan mengenali dengan baik setiap bentang alam yang mereka lewati. Dari situ, mereka dapat memprediksikan lokasi relatif mereka terhadap rumah atau tempat asalnya. Keahlian ini juga dilengkapi dengan kemampuan mereka mengasosiasikan suatu lokasi dengan aroma dan kondisi angin di tempat itu. Kemampuan itu sangat berguna bagi mereka untuk mengingat suatu tempat yang baru pertama kali dilalui.

Selain itu, merpati juga memiliki sistem kompas internal! Hebat! Bagaimana bisa? Merpati memiliki kemampuan untuk mengetahui arah berdasarkan posisi matahari. Tapi, bagaimana jika matahari tidak terlihat, misalnya saat cuaca sedang mendung? Hmm, diduga bahwa mereka juga memiliki sistem kompas lainnya yang bisa mendeteksi posisi berdasarkan medan magnet bumi. Terdapat beberapa titik dalam tubuh merpati yang disinyalir mengandung komponen magnetis sehingga mereka mampu mendeteksi dan menghitung posisi berdasarkan medan magnet bumi. Wah, mirip dengan kompas yang biasa kita gunakan, ya.

Jadi, tidak heran kalau merpati bisa selalu pulang ke rumahnya meskipun sedang pergi jauh. Ngomong-ngomong apakah kamu juga selalu mengingat rumahmu saat bepergian jauh atau merantau?

sumber: sains.me

Pemicu Munculnya Aroma Khas Sehabis Hujan

Musim hujan seringkali membuat banyak orang kesal. Banyak orang yang harus rela basah-basahan saat harus pergi untuk acara yang penting di tengah hujan deras. Kondisi seperti ini tentu saja menyebalkan. Tapi, ternyata banyak orang yang menyimpan kesenangan tersendiri saat musim hujan. Ya, banyak orang yang suka dengan aroma yang dimunculkan oleh lingkungan sekitarnya setiap habis hujan. Aroma sehabis hujan yang sering disebut dengan petrichor itu memang banyak disukai oleh orang-orang.

Ngomong-ngomong dari mana sih datangnya aroma khas sehabis hujan itu? Penyebab utama datangnya aroma khas itu adalah bakteri actinomycetes. Bakteri jenis ini akan berkembang dan melepaskan spora ke tanah pada saat kondisi kering. Ketika hujan, spora-spora tersebut akan rusak dan sebagian molekulnya akan lepas ke udara. Lepasnya spora ke udara inilah yang memberikan aroma khas seusai hujan.

Tetapi ternyata sumber aroma tersebut bukan hanya dari situ saja. Bakteri actinomycetes juga akan mengeluarkan senyawa kimia lain yang bernama geosmin. Senyawa ini adalah senyawa yang dikenal memiliki aroma bumi. Senyawa ini akan dihasilkan ketika bakteri tersebut mati. Senyawa ini akan tersimpan dalam tanah, dan hujan akan membawa senyawa tersebut ke udara dan tercium oleh manusia. Sekedar informasi, bakteri jenis cyanomycetes juga akan menghasilkan senyawa geosmin ini ketika mati.

Selain kombinasi dua senyawa tersebut, masih ada juga pengaruh dari berbagai senyawa lain. Contohnya adalah senyawa sejenis minyak yang dihasilkan oleh tumbuhan. Senyawa ini akan diserap oleh bebatuan dan akan menguap ke udara saat terjadi hujan. Senyawa lain yang juga berpengaruh adalah ozon. Pada saat terjadi halilintar, sebagian senyawa ozon akan pecah dan terbawa ke udara. Inilah yang memberikan efek aroma metalik pada petrichor.

sumber: sains.me

Sabtu, 01 November 2014

Wanita, Waspadai Nyeri Sendi Bahu! (Tindakan Awal)

Tanda disadari, banyak wanita yang menderita nyeri pada sendi bahunya. Apa penyebab dan akibatnya?
Bahu semula terasa kaku, lama-kelamaan kebas hingga nyeri dan lengan pun tak bisa berfungsi maksimal. Jangan tunggu sampai terlambat, segera cari tahu penyebabnya.

Dalam kegiatan sehari-hari, tangan dan lengan sering kali digunakan. Sebut saja makan dan minum, hingga kegiatan yang membutuhkan lebih banyak tenaga seperti menggendong anak atau mengangkat barang belanjaan. 

“Akibatnya, tangan serta bahu sering mendapat tekanan hingga berpotensi menimbulkan nyeri di tulang belikat atau bahu. Selain itu, otot bahu juga bisa mengalami ketegangan hingga memengaruhi struktur tulang belikat,” jelas Dr. S. Saunderajen, SpS., MSi., Med.,  Neurologist dari RS Meilia Cibubur.

Secara logika, pria lebih banyak mengalami nyeri pundak dibandingkan wanita. “Laki-laki lebih sering mengangkat barang berat yang bisa menyebabkan cedera bahu.” Akan tetapi, nyeri bahu tak berkaitan dengan AC (penyejuk udara) yang dipasang di atas kepala.

Keluhan nyeri sendi bahu makin sering dialami para wanita. Celakanya, semakin dibiarkan, rasa sakitnya tidak makin membaik.
Akibatnya, pakai baju susah, sisiran susah, menyetir mobil tidak nyaman. Bahkan, jika terus dibiarkan, bisa-bisa tangan sama sekali tidak bisa digerakkan, karena bahu mengalami kekakuan.

Menurut dr Erwien Isparnadi SpOT, dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Spesialis Husada Utama Surabaya, kasus wanita yang mangalami nyeri sendi bahu semakin meningkat akhir-akhir ini.

Kemungkinannya karena wanita lebih jarang menggerakkan bahunya secara aktif. Dalam hal ini, gerakan tangannya hanya terbatas.

”Atau sebaliknya, gerak tangan atau bahu dilakukan secara berlebihan atau overused. Pada kasus ini biasanya terjadi pada wanita saat berolahraga di gym. Misalnya, karena ingin lengannya segera kencang, mereka melakukan gerakan mengangkat dumbbell hingga melampaui kepala secara berlebihan,” jelas Erwien.

Penanganan Nyeri Bahu & Leher
Dilakukan Sendiri
  • Mengistirahatkan sisi yang sakit dari pergerakan dan beban selama 2 sampai 3 hari; kemudian dimulai dengan pergerakan melatih kembali sisi yang sakit tadi.
  • Kompres es.  Biasanya dengan dibungkus dalam kain atau handuk, kemudian tempelkan pada bagian yang sakit selama 15-30 menit setiap jamnya. Jangan menggunakan yang panas.
  • Bila disertai bengkak, simpan tangan lebih tinggi dari level jantung Anda; dengan menggunakan bantal saat berbaring misalnya.
  • Minum obat penahan nyeri dan anti inflamasi/analgesik yang dijual bebas di OTC seperti Paracetamol dan ibuprofen
Dilakukan Dokter
  • Bila penyebabnya keseleo, tertarik atau penyebab ringan lainnya; maka dokter akan memberikan obat anti nyeri dan anti inflamasi untuk beberapa hari pertama, kemudian bila perlu diimobilisasi dengan splint, sling atau cast.
  • Bisa disarankan untuk menjalani physiotherapy untuk mempercepat proses recovery.
  • Bila penyebabnya cedera yang berat atau penyebab penyakit bahaya seperti serangan jantung, maka sudah tentu disarankan oleh dokter untuk dirawat inap.
Pencegahan Nyeri Bahu & Leher
  • Berhati-hati dalam beraktivitas dan bekerja untuk mencegah cedera.
  • Tidur dengan bantal yang baik agar mengurangi resiko untuk “salah tidur”
  • Melatih kekuatan otot di sekitar bahu dan leher akan memperkecil kemungkinan terkena cedera akibat gerakan atau aktivitas.
  • Kenali batasan kemampuan Anda. Jangan lakukan aktivitas yang dapat mencederai Anda.
  • Pakai pengaman ekstra saat bekerja atau berolah raga.
Bantal yang Pas
Tentu saja, cara terbaik mengatasi nyeri bahu adalah berkonsultasi ke dokter. Tapi, Anda bisa melakukan upaya pencegahan di rumah. “Mudah saja, kok. Istirahatkan sisi yang sakit dari pergerakan dan beban selama beberapa hari.” 

Lalu, kurangi aktivitas, terutama di daerah yang sakit. Selanjutnya, perlahan-lahan melatih kembali sisi yang sakit. “Bisa juga melakukan kompres es. Ambil es, bungkus dengan handuk atau kain, atau celup ke air es. Tempelkan ke bagian yang sakit selama 15 – 17 menit. Jangan menggunakan air panas terutama di fase awal selama 2 – 3 hari.” 

Bila nyeri bahu disertai bengkak, berbaringlah sembari menggunakan bantal. “Posisi tangan lebih tinggi daripada jantung. Disarankan minum obat-obatan antinyeri (inflamasi) yang dijual bebas seperti parasetamol,” papar Saunderajen.

Akan tetapi, upaya pencegahan lebih baik diawali dari berhati-hati saat beraktivitas atau bekerja. “Tidur dengan bantal yang baik dan nyaman agar mengurangi risiko salah tidur, melatih kekuatan otot di sekitar bahu dan leher, serta akan memperkecil kemungkinan sakit akibat gerakan atau aktivitas.”

Anda juga perlu mengenali batas kemampuan Anda. Pertama, jangan melakukan aktivitas yang berlebihan di luar kemampuan. Kedua, lalukan pemanasan sebelum berolahraga.

Bertambah Parah
Terjadinya nyeri sendi bahu akibat penggunaan lengan secara berlebihan (overused). Atau sebaliknya, jarang digunakan (underused), disebut impingement syndrome.

Pada mereka yang tidak terbiasa menggerakkan lengannya hingga melampaui kepala atau underused, akan membuat kondisi otot-otot di sekitar bahunya menjadi kaku.

Awalnya, gejala nyeri pada sendi bahu akibat sindroma ini timbul jika melakukan gerakan mengangkat tangan melampaui kepala. Lama-lama nyeri dirasakan ketika lengan digunakan untuk berjabatan tangan.

Demikian juga saat mendorong benda, atau saat melakukan aktivitas gerakan yang melibatkan sendi bahu. Karena itu, penderita biasanya takut menggerakkan sendi bahu.

Jika kondisi itu terus dibiarkan dalam waktu relatif lama, nyeri bahunya bukan jadi semakin mereda. Sebaliknya, bisa bertambah parah hingga mengakibatkan bahu mengalami kekakuan.

Lakukan Terapi
Menurut Erwien, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk menanganinya. Yaitu, istirahat, pengompresan dengan es, pemberian obat pereda nyeri atau analgesik, dan melakukan fisioterapi.

Terapi ultrasound terkadang disarankan untuk merangsang jaringan dan meningkatkan aliran darah di area bahu yang bermasalah. Setelah nyerinya berkurang, biasanya akan dilakukan fisioterapi berupa latihan peregangan dan penguatan dengan arahan terapis atau dokter ahli.

Biasanya dengan cara itu sebagian besar penderita akan sembuh dalam enam sampai dua belas minggu. Namun, jika lebih dari waktu itu belum juga ada tanda-tanda perbaikan, tindakan pembedahan untuk memperbaiki kondisi sendi bahu seringkali disarankan.

Untuk mencegah berulangnya sindroma nyeri sendi bahu ini, penderita disarankan mengubah aktivitas fisik yang biasa dilakukan.
”Jika sebelumnya terbiasa overused dalam menggunakan lengan, harus dikurangi. Demikian juga jika kurang aktif dalam menggunakan lengan,” tegas Erwien.

Salah Posisi
Saunderajen mengingatkan agar kita tidak menyepelekan sikap duduk atau tidur. Pasalnya, posisi yang salah bisa menyebabkan nyeri bahu. “Contohnya, duduk berlama-lama di kursi saat menyelesaikan tugas, mengetik di belakang komputer, atau salah tidur.”

Siapa sangka gaya hidup juga memengaruhi kondisi bahu, lho! “Aktivitas padat sehingga melupakan makanan yang sehat, tak punya waktu makan atau malas berolahraga. Sampai-sampai jam tidur pun berkurang. Kesehatan pun diabaikan,” terang Saunderajen. Stres pun, tambah Saunderajen, dapat mengakibatkan nyeri bahu. “Jadi, meski terlihat sederhana namun tidak boleh dianggap remeh atau diabaikan,” tegas Sauderajen.

Disebabkan Faktor Degeneratif
Berdasarkan klasifikasinya, impingement syndrome merupakan nyeri sendi bahu yang bukan karena trauma atau benturan. Selain impingement syndrome dan juga frozen shoulder atau kekakuan bahu, nyeri sendi bahu yang bukan disebabkan trauma, juga bisa terjadi akibat faktor degeneratif karena bertambahnya usia.

”Faktor degeneratif yang menyebabkan munculnya nyeri sendi bahu biasanya karena osteoarthritis atau pengapuran sendi akibat pengerasan jaringan tulang rawan sendi,” jelas Erwien.

”Selain akibat pengapuran sendi, faktor degeneratif yang membuat sendi bahu terasa nyeri juga bisa diakibatkan berkurangnya cairan sinovial yang berfunsgi sebagai minyak pelumas sendi,” ungkap Erwien.

”Untuk mengatasi nyeri sendi bahu akibat faktor degeneratif, bisa dilakukan dengan pemberian analgesik atau obat pereda nyeri dan melakukan fisioterapi. Namun, jika dua tindakan itu tidak mampu mengatasi, tindakan operasi akan dilakukan,” kata Erwien.

Bisa Karena Trauma
Dikatakan Erwien, penyebab nyeri sendi bahu yang juga sering terjadi adalah karena trauma atau cedera. ”Pada wanita, hal itu biasanya terjadi akibat kecelakaan rumah tangga. Misalnya, terbentur atau terjatuh dari tangga yang mencederai bahunya secara langsung,” ungkapnya.

Akibat cedera langsung itu, tulang sendi bisa mengalami fracture atau patah, bsia juga terjadi dislokasi atau lepasnya sendi bahu. ”Jika itu terjadi, segera bawa penderita ke dokter. Jangan ditangani sendiri atau dirawat secara tradisional,” kata Erwien.

Selasa, 29 April 2014

Beberapa Permainan Memecah Kejenuhan (ICE BREAKER GAME)

Halo kawan-kawan dan agan-agan semuanya, mungkin ada yang sudah mendengar tentang permainan untuk memecah kejenuhan saat pertemuan, pelatihan, MOS atau OSPEK yaitu Ice Breaker, ini bermanfaat buat ade-ade SMA sekalian yang sedang nge-Ospek atau sejenisnya, sedikit saja penjelasan mengenai permainan ini (siapkan secangkir teh hangat terlebih dahulu) hehe.Berikut adalah salah satu contoh permainan ice breaker yang patut kita coba. Ice breaker game ini berjudul “Jika – Maka” (Seru dan lucu menurut saya, hehe).
Ice Breaker adalah sebuah permainan untuk memecah kejenuhan saat ada acara pertemuan, mungkin dari namanya “Menghentikan Es... hehe” maksudnya adalah menghentikan kebekuan (Mungkin seperti itu), tapi saya sendiri pun masih bingung apa maksud dari nama ini, berhubung karena nama ini sudah umum digunakan ya kita ikuti saja lah... hehe. OK langsung saja saya akan Share beberapa games nya:

1. JIKA-MAKA
Berikut adalah salah satu contoh permainan ice breaker yang patut anda coba. Ice breaker game ini berjudul “Jika – Maka”
Persiapan untuk Permainan Ice Breaker
- Bagikan kertas kosong kepada seluruh peserta
- Bagilah peserta menjadi dua kelompok
- Kelompok pertama, anda beri nama “Kelompok Jika”, kelompok dua anda beri nama “Kelompok Maka”
- Semua “kelompok jika” diminta menulis kata-kata yang berawalan jika
- Semua “kelompok maka” diminta menulis kata-kata yang berawalan maka
- Batasi waktu menulis, 2 – 3 menit

Memulai permainan ice breaker
-  Minta 1 orang secara suka rela dari “kelompok jika”, dan 1 orang dari “kelompok maka”, masing-masing diminta berdiri dan bersiap-siap membaca dengan lantang
- Anda memberitahu kepada peserta: “Jika saya bilang BACA!, maka seorang yang ditunjuk dari “kelompok jika” membaca tulisannya, kemudian langsung disusul oleh seorang yang ditunjuk dari “kelompok maka”
-  Katakan juga, untuk permainan ini ada hadiahnya bagi pasangan yang cocok (Kalimat “jika – maka”nya selaras).
-  Jika sudah siap, maka anda bilang “BACA!”
-  Ulangi lagi mencari sepasang peserta lainnya sampai selesai atau sampai anda anggap cukup

Catatan:
Ice breaker game ini akan mengundang gelak tawa karena pernyataan “jika – maka” yang dibaca peserta kemungkinan besar tidak nyambung. Misalnya:
Jika saya pilek, Maka Simbok minta naik gaji …
Nah, kalau ada yang “jika – maka”nya nyambung, anda perlu memberi hadiah biar acara lebih semarak. Dengan adanya hadiah, maka setiap peserta akan saling menawarkan diri agar diberi kesempatan untuk membaca tulisannya.

2. Duck Game (Permainan Bebek)
Saya sampai sekarang tidak tahu apa nama permainan ini, tapi saya sering menamainya sebagai permainan Bebek, permainan ini unik dan melatih konsentrasi.
Begini cara bermainnya:
1. Buatlah lingkaran yang bisa terdiri dari banyak orang namun idealnya terdiri dari belasan orang. Masing-masing berdiri di lingkaran ini dan anda sebagai instruktur berada di tengahnya.
2. Perintahkan untuk mengepalkan tangan kiri dan angkat sampai sejajar bahu kiri. Kepalan tangan dibuka, sehingga telapak tangan menengadah ke atas. Sedangkan jari telunjuk tangan kanan ditaruh di atas telapak tangan kiri dari teman yang ada di sebelah kanannya. Sudah kebayang kan? Tangan kiri kita terbuka dan di situ ada tangan kanan orang lain. Sedangkan jari telunjuk tangan kanan kita ada di telapak tangan kiri orang lain.
3. Setelah formasi ini siap, permainan bisa dimulai. Aturannya adalah anda sebagai instruktur akan bercerita mengenai bebek. Karanglah cerita apapun yang ada kata bebek-nya. Ketika dalam cerita tersebut anda menyebutkan kata bebek, maka peserta harus menangkap jari telunjuk teman sebelahnya dengan kanan kirinya dan di saat yang sama harus mengangkat jari telunjuk tangan kanannya agar tidak tertangkap oleh orang lain.
4. Akan lebih baik jika anda melakukan ujicoba terlebih dahulu untuk membiasakan dengan aturan permainan. Uji coba misalnya: katakan “bebek” maka semua orang menangkap dengan tangan kirinya dan mengangkat tangan kanannya.
Ketika sudah terbiasa, lakukan simulasi cerita misalnya “Pada suatu hari, saya diminta oleh ibu untuk pergi ke pasar untuk membeli be.. besek. Setelah itu saya bertemu dengan penjual be.. bebek!” Nah ketika anda menyebut kata bebek tersebut maka peserta harus menangkap jari tangan orang lain, tapi di saat yang sama harus menghindari tankapan orang lain.
5. Bagi peserta yang jarinya tertangkap maka dia harus menjadi instruktur dan berdiri di tengah lingkaran dan harus mulai bercerita. Instruktur baru bisa bercerita mengenai apa saja dengan kata kunci apa saja.
6. Kemudian, formasi diganti. Tangan kanan dan kiri bertukar peran. Tangan kanan yang telapaknya terbuka ada di sebalah bahu kanan, dan telunjuk jari kiri ada di telapak tangan kanan pada kawan sebelahnya.
Kerumitan permainan ini ada pada jebakan cerita. Buatlah cerita yang rumit dan tiba-tiba anda mengucapkan kata kunci. Bagi peserta yang tidak konsentrasi dan larut dalam cerita maka bisa dipastikan dia akan terkena hukuman terus dengan menggantikan peran instruktur.

Tujuan game, pemainan, atau ice breaker ini adalah untuk:
- Melatih konsentrasi pikiran dan melatih gerak motorik yang responsif. Sehingga tidak mengantuk pada sesi training, seminar, atau apa saja.
- Melatih kemampuan berbicara di depan umum
- Melatih membuat cerita yang terstruktur dan rumit secara spontan.
- Yang yang paling penting, membuat kita tertawa lepas

3. Tawa Perkenalan
Perkenalan sebaiknya dibuat meriah dan menjadi kesan pertama yang tidak terlupakan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk membuat suasana perkenalan menjadi menarik. Di sini dijelaskan cara berkenalan yang sedikit banyak berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dimiliki semua orang yaitu menulis.
Urutan prosesnya seperti di bawah ini:
- Mintalah setiap peserta untuk mengambil selember kertas dan sebuah balpoin
- Instruksikan pada peserta untuk membentuk lingkaran. Jika peserta jumlahnya sedikit posisinya adalah duduk melingkar, namun jika pesertanya banyak, lebih dari 15 orang, mintalah mereka berdiri dan membuat lingkarab besar.
- Minta pada peserta untuk menulis nama panggilan (subyek) mereka di ujung kiri atas kertas yang dibawa. Ukuran tulisan sebaiknya tidak terlalu besar, sesuaikan dengan ukuran kertas dan balpoin yang digunakan.
- Lipat kertas sebanyak dua kali agar nama yang ditulis tidak terlihat. Besar lipatan sesuaikan dengan besar tulisan, tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil.
- Lakukan pengacakan. Kertas tersebut diputar ke kanan atau ke kiri dalam lingkaran tersebut sampai si pemilik kertas tidak memegang kertas miliknya lagi, namun memegang kertas milik orang lain.
- Mintalah peserta menulis kata predikat di kertas yang dipegangnya. Usahakan tidak menulis di bagian lipatan namun di bawah lipatan, agar kalau kertas dibuka tulisan-tulisan yang sudah dibuat berada di halaman yang sama atau tidak berada di halaman depan dan belakang. Kata predikat yang ditulis bebas, namun jika ingin membuat suasana menjadi meriah pikirkanlah jenis-jenis predikat yang harus ditulis peserta agar nantinya dapat membentuk kalimat yang lucu. Setelah selesai menulis kata predikat, lipat lagi dan lakukan pengacakan lagi.
- Minta peserta munulis kata obyek. Kata obyek yang ditulis juga bebas. Bisa berupa benda-benda yang ada di sekitar atau anggota badan. Kemudian lipat dan acak lagi.
- Terakhir minta peserta menulis kata keterangan tempat dan kata keterangan waktu. Setelah selesai, kertas tersebut dilipat menjadi gulungan kecil.
- Instruksikan pada peserta untuk menyerahkan gulungan kertas kecil yang dipegangnya ke teman sebelah kirinya. Lakukan terus dengan kecepatan yang terus ditingkatkan. Saling oper akan terjadi dengan cepat dan koordinasi mulai kacau karena saking cepatnya. Teriakan kata “stop!” untuk memberhentikan putaran kertas-kertas yang terjadi dan sekaligus mengagetkan peserta yang sedang asik saling lempar kertas.
- Bagi peserta yang memegang dua kertas atau tidak memegang kertas adalah peserta yang “bersalah” dan harus “dihukum” dengan membaca pertama kertas yang dipegangnya. Contoh kalimat yang dibaca seperti ini: “Adi menyium bokong di pasar pada pagi hari”. Perkenalan telah dimulai dengan Adi. Lanjutan seterusnya dengan kertas-kertas yang lain.

Output game
dari sesi ini adalah mengingatkan kembali pada peserta tentang hukum SPOK yang harus dipatuhi untuk melakukan penulisan. Output lainnya adalah menyegarkan suasana ketika bekenalan satu dengan yang lain.

4. Perkenalan Optimis
- Buatlah lingkaran. Peserta diminta untuk mengambil 2 lembar kertas A4. kertas tersebut di tempel di punggung teman di sebelah kanannya. Setiap peserta membawa satu spidol. Tanyakan pada teman yang ada di sebelah kanan tersebut tentang nama panggilannya. Tulislah menurun nama panggilan tersebut di kertas yang tertempel di punggung si pemilik nama (teman yang ada di kanan).
- Lakukanlah permainan angin bertiup untuk mengacak peserta. Sebelumnya, fasilitator menyiapkan tempat-tempat hinggap dari masing-masing peserta. Katakan “angin bertiup ke arah orang yang memakai kacamata”. Lakukan sampai teracak.
- Minta peserta untuk mengamati satu sama lain selama proses berlangsung. Lakukan 1 menit. Kemudian, peserta secara acak menuliskan kesan yang ada pada TEMAN BARU-nya dengan cara menuliskan kesan tersebut sesuai nama yang tertempel di punggung. Fasilitator menyiapkan contoh isian kertas. Contohnya:
B = Baik
U = Udik
D = Diam dan pemalu
I = Idaman
- Minta peserta untuk membuat sekreatif mungkin.
- Setelah itu menulis di punggung masing-masing orang, kembali ke lingkaran. Fasilitator menerangkan tentang Inbound. Inbound adalah cara melihat ke dalam diri sendiri, kita berkenalan dengan diri sendiri.
- Bagikan kertas kepada peserta untuk menuliskan Satu Kata saja yang dapat mewakili karakter dirinya sendiri. Mintalah peserta untuk merenung memikirkan tentang karakter diri atau siapa kita sebenarnya.
- Setelah selesai, bandingkan dengan kesan oleh orang lain melalui tulisan yang dibuat di punggung. Apakah ada kesamaan? Ajak peserta diskusi selama 2 menit.
- Setelah melakukan inbound, sekarang minta peserta untuk melihat ke sekeliling di dalam kelas. Melihat semuanya. Tetap berdiri membentuk lingkaran. Tanyakan: “ruangan apa ini?”, “kenapa kita ada di sini?”.
- Ulangi dua kali pertanyaan ini. tidak ada diskusi pada sesi ini. pertanyaan tidak perlu dijawab secara verbal, cukup dalam hati masing-masing.
- Kemudian, tanyakan lagi: “apakah anda semua memiliki optimisme terhadap apa yang akan kita lakukan ini?” “seberapa besar optimisme itu?” (gunakan skala 10 untuk mengukur optimisme ini).
“apa yang anda harapkan dari forum ini?”
- Minta peserta untuk merenung 1 menit, kemudian bagikan  kertas HVS dan spidol dan mintalah mereka menulis tentang apa yang dipikirkan tersebut. Tulis dengan huruf kapital dan berukuran besar. Terangkan juga untuk menggunakan peraturan “menulis harus huruf kapital. Tidak boleh lebih dari 7 kata. Gunakan SPOK.
- Tulis dengan ukuran yang besar yang bisa dibaca dari arah mana saja dalam ruangan”. Tempel kertas-kertas yang sudah ditulis dan bacalah bersama.
5. Adu Panjang
Bagilah peserta menjadi beberapa kelompok yang maisng-masing kelompok terdiri dari 5 – 6 orang. Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok, berderet satu baris dari depan ke belakang. Setelah itu, instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk barisan yang paling panjang. Barisan tidak boleh terputus, satu sama lain harus saling berhubungan.
Kuncinya adalah peserta boleh menggunakan apa saja, khususnya barang-barang yang melekat di badannya untuk membentuk barisan yang terpanjang. Tapi kunci ini jangan diungkapkan ke peserta. Cukup instruksikan: “Berlombalah untuk membuat barisan terpanjang“. Biarkan para peserta berkreativitas sendiri.
Kemudian, ajak peserta untuk berdiskusi apa yang terjadi saat proses beradu panjang berlangsung, kenapa hal itu terjadi.

6. Mencari benda berharga
Mintalah peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran. Instruksikan peserta untuk memikirkan benda apa yang paling berharga yang ada pada dirinya. Ajak semua peserta untuk meyakini bahwa yang dimilikinya tersebut adalah benda yang paling berharga dan harus dilindungi sebisa mungkin. Jangan biarkan peserta lainnya tahu tentan benda berharga kita itu, rahasiakan. Cukup kita sendiri yang tahu. Setelah itu, para peserta diminta untuk memikirkan di mana tempat untuk menyembunyikan benda berharga tersebut. Setelah ada ide tempat menyembunyikan langsung dengan cepat sembunyikan dan jaga hanya kita saja yang tahu tempat persembunyian itu. Semuanya rahasia. Bebaskan peserta untuk menyembunyikan barang berharga tersebut di mana saja asal tersembunyi.
Kemudian, minta peserta untuk berkumpul kembali. Fasilitator kemudian membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 5 orang. Setelah kelompok terbentuk, minta mereka untuk membentuk lingkaran kecil namun masing-masing orang menghadap keluar, sehingga saling memunggungi. Lalu, minta mereka untuk saling menyilangkan tangannya satu sama lain. Silangan tangan harus kuat, tidak mudah lepas.
Ada aturan dalam permainan itu, tidak boleh berkomunikasi dalam bentuk apapun. Semua orang harus menutup mulutnya rapat-rapat. Setelah mereka mengerti aturan ini, mintalah masing-masing kelompok kecil yang ada untuk berlomba. Lombanya adalah adu kecepatan mengumpulkan barang-barang berharga yang disembunyikan oleh masing-masing orang yang berada di masing-masing kelompok. Barang-barang yang disembunyikan tersebut tidak boleh diambil dengan tangan, karena tangan harus terus berpegangan, bersilangan, satu sama lain. Lingkaran harus tetap kuat. Terserah peserta untuk mengambil barang berharga miliknya dengan menggunakan apa saja.
Akan terjadi tarik menarik dan gerak tidak tidak terkoordinasi antar peserta yang ada di kelompok-kelompok. Mereka tidak berkomunikasi menyebabkan mereka harus mencari jalan lain untuk berkoordinasi agar menjadi tercepat dalam mengumpulkan barang. Barang yang tidak boleh diambil dengan tangan juga memaksa peserta untuk bekerjasama satu dengan yang lain.
Pelajaran dari permainan ini adalah, pertama, komunikasi sangat penting untuk membangun koordinasi yang kuat. Kedua, kerjasama harus diutamakan karena mengambil barang tanpa tangan bukanlah hal yang mudah.

7. Percaya teman
Buatlah lingkaran-lingkaran kecil yang terdiri dari 5 – 6 orang. Dalam satu lingkaran ada satu orang berdiri di tengah lingkaran. Satu orang yang berdiri di tengah lingkaran tersebut menutup mata dan menyilangkan tangan di depan dada. Kemudian, orang berdiri di tengah lingkaran menjatuhkan diri dengan mata tertutup dan tangan dilipat di depan dada ke arah manapun. Menjatuhkan diri dengan bebas dan tidak kaku. Cara menjatuhkan badan adalah kaki tetap tidak berpindah, namun badan yang jatuh. Orang-orang yang berdiri mengelilinginya harus siap sedia menyangga tubuh orang yang jatuh ke arahnya. Lakukan bergantian. Setiap orang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di tengah lingkaran dan menjatuhkan diri secara bebas.
Permainan ini dijamin menghilangkan kejenuhan dan rasa ngantuk. Tapi yang paling penting dari permainan ini adalah membangun rasa kepercayaan satu sama lain bahwa kita semua bisa saling melindungi. Fasilitator menanyakan pada semua peserta, apa yang dirasakan ketika menjatuhkan badan? Apakah ada perasaan takut atau sangat percaya dengan teman yang selalu siap melindungi?

8. Strip Seven

Pertanyaan dimulai dengan "Apakah yang dimaksud dengan Strip?. Biasanya peserta mulai berbisik-bisik dan menjawab bahwa strip adalah garis. Fasilitator dengan bercanda mengatakan bahwa 'strip' adalah 'telanjang'. Peserta mulai tertawa atau mengomentari satu dengan yang lainnya. Memang permainan ini bertujuan untuk "menelanjangi" peserta.
Durasi permainan 15-20 menit. Tidak ada peralatan yang digunakan dengan jumlah peserta lebih dari 25 orang.
Teknis permainan adalah sebagai berikut:
- Peserta membentuk sebuah lingkaran.- Satu peserta ditunjuk secara acak untuk memulai berhitung mulai dari angka 1 kemudian diikuti temannya searah jarum jam.
- Sampai pada hitungan ke 7, peserta tidak boleh mengucapkan 7 tetapi diganti dengan tepuk tangan oleh peserta yang bersangkutan.
- Setelah tepuk tangan kemudian dimulai lagi dari angka 1, 2, 3 dan seterusnya.
- Pengucapan angka-angka tersebut semakin lama harus semakin cepat. Penalti diberikan jika: terlambat bersuara, mengucapkan kata yang dilarang (angka 7), bertepuk tangan pada angka biasa dan salah mengucapkan urutan angka.
- Jika sudah mahir maka tingkat kesulitan ditambah secara bertahap misalkan berhitung untuk mencapai angka 30 dengan syarat kelipatan 7 yaitu 7, 14, 21 dan 28 tidak boleh diucapkan tapi harus diganti dengan tepuk tangan.
 - berikutnya tingkat kesulitan ditingkatkan dengan ditambah syarat kelipatan tujuh dan yang ada angka 7 nya yaitu 7, 17, 27 tidak boleh diucapkan tapi diganti dengan tepuk tangan.
- Terakhir arah putaran berhitung menjadi berlawanan dengan arah jarum jam.- Selanjutnya fasilitator menggali pelajaran dari permaian tadi dari peserta.

9. Siapa Dia?
Langkah-langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran
- Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut, hobi, atau tempat tinggal,), misal: Nama saya Retno, hobi baca buku.
- Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama, baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri, misal : teman saya Retno, hobi baca buku, saya Rahnat, hobi main catur.
- Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri, demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.
- Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya, maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?’

10. Kisah Angka-angka
Permainan ini dipakai agar peserta mengenal satu sama lain dengan cara santai dan menghapuskan kekakuan.
Langkah-langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Mintalah seluruh peserta berhitung dari nomor 1 dan seterusnya sampai selesai (habis)
- Minta setiap peserta mengingat nomor urutnya masing-masing dengan baik, jika perlu lakukan pengujian dengan menyebut secara acak beberapa angka dan minta peserta yang disebut nomornya untuk menyahut ‘ya’!, atau tunjuk beberapa orang peserta secara acak dan tanyakan ia nomor urut berapa.
- Tegaskan sekali lagi apakah mereka benar – benar mengingat nomor urutnya masing – masing.
- Setelah yakin, jelaskan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana dalam sepanjang cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka. Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya keras – keras kepada seluruh peserta lain. Jika terlambat 3 detik, peserta dikenakan hukuman ramai – ramai oleh peserta lain.
- Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?, jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.
- Mulai bercerita, misalnya : saudara – saudara, latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lima bulan yang lalu, tapi karena beberapa hal, barulah tiga bulan yang lalu ada kejelasan dan kemudian dipersiapkan oleh delapan orang panitia ……….. dst. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( yang penting, dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut peserta setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ).
- Lakukan sampai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada kecepatan Anda dan peserta dan sesuai dengan waktu yang tersedia)
- Lakukan diskusi dengan peserta tentang apa makna permainan ini dan dapat digunakan untuk apa saja dalam kegiatan latihan, termasuk perasaan – perasaan peserta sendiri.
- Simpulkan

11. Mencari Jodoh
Langkah-langkah dalam Ice Breaker Games ini  :
- Buatlah kalimat pendek yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diberikan , misal : Bersama Membangun Kepedulian. Kalimat yang dibuat sebanyak setengah dari jumlah peserta, kalau peserta 20 orang, harus disediakan 10 kalimat.
- Pecahlah kalimat tersebut ke dalam dua bagian dan ditulis di kertas, satu kertas berisi kalimat “Bersama Membangun” dan satu kertas berisi kata “Kepedulian”.
- Gulunglah kedua kertas yang berisi tulisan tadi.
- Bagikan kertas – kertas tergulung yang sudah disiapkan sebanyak jumlah peserta (apabila peserta ganjil, satu orang berpasangan dengan pemandu sendiri
- Minta peserta untuk membuka gulungan kertas masing – masing dan membaca isinya yaitu sepotong kalimat yang belum lengkap.
- Minta peserta untuk mencari pasangannya masing – masing agar kalimat itu menjadi lengkap.
- Minta setiap pasangan berkenalan dan mendiskusikan arti kalimat tersebut.
- Minta peserta berkumpul lagi dan meminta setiap pasangan memperkenalkan pasangannya dan menyampaikan arti kalimat kepada peserta yang lain.

12. Berdirilah Jika.... ?
Langkah-langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Minta semua peserta untuk duduk membentuk lingkaran, lalu pemandu berdiri di tengah.
- Jelaskan kepada peserta bentuk permainannya, yaitu setiap pemandu mengucapkan kalimat, peserta mengucapkan kalimat, peserta diminta berdiri apabila kalimat itu sesuai dengan dirinya; misal : “ Keluarga saya adalah keluarga pedagang….. “; “ Saya seorang perempuan yang berani bicara di depan publik……. “ dsb.
- Ucapkan kalimat – kalimat yang relevan dengan keadaan peserta (jangan sampai ada peserta yang tidak pernah berdiri), contoh – contoh kalimat misalnya :
*Saya adalah petugas lapangan
*Saya lahir di pedesaan
*Saya lahir di kota besar
*Saya memiliki hobby membaca, dsb
- Setelah selesai, minta seluruh peserta untuk memperkenalkan nama, asal, dan hal lain yang berkenaan dengan dirinya secara singkat.
Game untuk menghangatkan, kerjasama dan komunikasi
Dalam pendampingan terhadap kelompok belajar di tengah masyarakat atau siswa, kita sudah biasa menganggap bahwa masyarakat atau siswa hanyalah penerima informasi, dan bukan pemberi atau sumber informasi. Mengubah kebiasaan atau cara pandang yang sudah lama kita miliki, merupakan hal sulit. Kita biasanya selalu menggunakan kacamata kita. Kita menggunakan bahasa, simbol, gambar, informasi dan teknologi yang berasal dari ‘kebudayaan’ kita. Kita tidak memperhatikan apa kesulitan yang dialami masyarakat atau siswa untuk menerima hal–hal yang tidak biasa bagi mereka. Sebenarnya, program yang kita kembangkan perlu dinilai menurut kacamata masyarakat atau siswa, berdasarkan apa yang mereka butuhkan, dengan cara yang mudah diterima mereka.13. Menghitung Mundur
Langkah – langkah dalam Ice Breaker Games ini  :
- Minta peserta untuk berdiri mambentuk suatu lingkaran. Setiap peserta menghitung secara bergiliran mulai dari 1 sampai 50 (atau sejumlah peserta)
- Pada saat menghitung, minta peserta memenuhi peraturan : setiap angka ‘tujuh’ atau ‘ kelipatan tujuh’, angka itu tidak disebutkan, melainkan diganti dengan tepuk tangan.
- Apabila ada peserta yang salah melaksanakan tugasnya, maka permainan dimulai dari awal.
- Sesudah 3 – 4 ronde, permainan tahap 1 selesai
- Permainan tahap – 2 dimulai dengan cara yang sama seperti di atas, tetapi hitungannya dimulai dari angka 50 mundur terus sampai dengan angka 1. Peraturan yang diterapkan juga sama, yaitu setiap angka ‘tujuh’ atau angka ‘kelipatan tujuh’ , angka itu tidak disebutkan, melainkan diganti dengan tepuk tangan.
- Setelah 3-4 ronde, permainan selesai.
- Minta peserta untuk mendiskusikan : (1) Manakah yang lebih baik banyak terjadi kesalahan, cara 1 atau cara 2 ? (2) Mengapa demikian ? (3) Kira-kira, apa hubungannya permainan ini dengan cara kerja kita dalam kelompok belajar atau di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita ( apakah mudah mengganti kebiasaan pendekatan dari atas dengan yang dari bawah ) ?.

14. Memahat Patung 
Permainan ini bisa dipakai untuk menyadarkan peserta bahwa manusia tidak bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain.
Langkah – langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Minta beberapa orang peserta untuk tampil ke depan;
- Minta satu orang untuk menjadi pemahat patung, satu orang lainnya menjadi patung itu sendiri.
- Minta pemahat patung untuk mulai bekerja menjadikan patung itu sesuai dengan keinginannya dengan cara membimbing posisi kepala, kaki, tangan, tubuh patungnya (misal : tangan kanan ke atas, tangan kiri memegang kepala, lutut kanan bertumpu di lantai, kepala belok ke kiri, dsb)
- Minta patung untuk menuruti semua posisi yang diminta oleh pemahat (selama proses, pemahat dan patung tidak boleh saling berbicara)
- Setelah selesai, ajukan pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan membuat patung sesuai keinginannya sendiri ?
- Ajukan juga pertanyaan kepada para pemahat : Apakah menyenagkan untuk dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ?
- Kemudian diskusikan bersama peserta : Apakah manusia bisa dibentuk sedemikian rupa oleh orang lain ? Apakah anak – anak bisa ? Apakah orang dewasa bisa ? Bagaimana tanggapan peserta tentang permainan ini ?

15. Memasukan spidol ke botol
Langkah–langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Jelaskan kepada peserta bahwa sebelum membahas modul, akan dimulai dengan permainan memasukkan pensil ke dalam botol. Sebelum permainan dimulai siapkan terlebih dahulu sebuah botol yang bisa dimasuki pensil. Sebuah pensil yang diikat oleh 4 utas tali rapia, dengan panjang masing – masing 2 meter. Tali rapia tersebut harus bisa ditarik ke empat arah yang berbeda.
- Mintalah 8 orang peserta sebagai sukarelawan, sedangkan peserta lain menjadi pengamat
- Tugaskan 8 orang peserta tersebut untuk berpasangan (menjadi 4 pasang), pasangan – pasangan tersebut berdiri membentuk lingkaran dimana di tengah – tengah lingkaran diletakkan sebuah botol. Salah seorang dari setiap pasangan ditutup matanya dan bertugas untuk memegang tali rapia yang mengikat pensil. Pasangan yang tidak ditutup matanya, berdiri di belakang yang ditutup matanya dan memberikan perintah (aba – aba) untuk memasukkan pensil tersebut ke dalam botol.
- Apabila peserta belum berhasil memasukkan pensil ke dalam botol, mintalah mereka untuk mencoba beberapa kali sampai berhasil.
- Setelah selesai permainan, tanyakan kepada peserta :
* Mengapa mereka memilih pasangannya masing – masing?
* Cukup mudahkah atau susah untuk memasukkan pensil ke dalam botol?
* Kalau mudah apa saja faktor yang mempengaruhi hal tersebut menjadi mudah?
* Apabila susah, apa saja yang membuat hal tersebut menjadi susah?
* Apa yang dirasakan oleh pasangan yang matanya ditutup?
* Adakah interaksi atau komunikasi antara pasangan yang satu dengan pasangan yang lain?
* Tanyakan kepada para pengamat, apa yang mereka amati selama proses permainan berlangsung?
Dari pertanyaan tersebut temukan kata kunci dari peserta : untuk dapat berhasil memasukkan pensil ke dalam botol, memerlukan kerjasama di antara mereka, tanpa kerjasama akan sulit untuk mencapai tujuan bersama.- Bahas bersama peserta faktor–faktor yang bisa mempengaruhi dan menghambat kerjasama.

16. Badai berhembus (The Great Wind Blows)
Strategi ini merupakan icebreaker yang dibuat cepat yang membuat para peserta latihan bergerak tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun team yang baik dan menjadikan para peserta lebih mengenal satu sama lain.
Langkah-langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Aturlah kursi –kursi ke dalam sebuah lingkaran. Mintalah peserta untuk duduk di kursi yang telah disediakan.
- Jelaskan kepada peserta aturan permainan, untuk putaran pertama pemandu akan bertindak sebagai angin.
- Pemandu sebagai angin akan mengatakan ‘ angin berhembus kepada yang memakai – misal : kacamata’ (apabila ada beberapa peserta memakai kacamata).
- Peserta yang memakai kacamata harus berpindah tempat duduk, pemadu sebagai angin ikut berebut kursi.
- Akan ada satu orang peserta yang tadi berebut kursi, tidak kebagian tempat duduk. Orang inilah yang menggantikan pemandu sebagai angin.
- Lakukan putaran kedua, dan seterusnya. Setiap putaran yang bertindak sebagai angin harus mengatakan ‘angin berhembus kepada yang …………. (sesuai dengan karakteristik peserta, misal : baju biru, sepatu hitam, dsb)

16. Melempar Spidol
Permainan ini bertujuan untuk menghangatkan suasana dan menghilangkan kekakuan antar peserta dan pemandu dan antar peserta sendiri . Pelajaran yang bisa dipetik dari permainan ini adalah perlunya sikap hati–hati dan cepat tanggap.
Langkah–langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Mintalah semua peserta berdiri bebas di depan tempat duduk masing-masing.
- Minta peserta bertepuk tangan ketika Anda melemparkan spidol ke udara, dan pada saat spidol Anda tangkap lagi dengan tangan, semua peserta serta merta diminta berhenti bertepuk tangan. Ulangi sampai beberapa kali.
- Ulangi proses ke-2 dengan tambahan selain bertepuk tangan juga bersenandung. ( bergumam ) : “Mmmmm….!”.
- Ulangi proses ke–3 ini beberapa kali, dan setiap kali semakin cepat gerakannya, kemudian akhiri dengan satu anti klimaks : spidol Anda tidak dilambungkan, tapi hanya melambungkan tangan seperti akan melambungkannya ke atas (gerk tipu yang cepat !). amati : apakah peserta masih bertepuk tangan dan bergumam atau tidak ?
- Mintalah tanggapan dan kesan, lalu diskusikan dan analisa bersama kemudian simpulkan.

17. Sepatu Lapangan
Permainan ini bermanfaat untuk mendorong proses kerjasama Tim, bahwa dalam sebuah Tim setiap orang akan belajar mendengar pendapat orang lain dan merekam masing-masing pendapat secara cermat dalam pikirannya, sebelum memutuskan pendapat apa yang terbaik menurut kelompok.
Langkah – langkah dalam Ice Breaker Games ini:
- Bagilah peserta ke dalam kelompok – kelompok kecil ( 5 – 6 orang ), 1 orang akan menjadi pembicara kelompok.
- Mintalah setiap kelompok untuk mendiskusikan tentang sepatu lapangan apa yang cocok untuk bekerja di ‘lapangan’ dan peralatan apa lagi yang dibutuhkan (waktunya sekitar 5 menit)
- Mintalah pembicara kelompok untuk mengingat pendapat yang berbeda dan pendapat yang sama dari setiap orang di kelompoknya masing-masing.
- Mintalah pembicara kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi ini seklaigus memperkenalkan nama anggota kelompoknya dan apa pendapat orang – orang tersebut mengenai topik diskusi di atas.
- Setelah semua kelompok selesai, kemudian diskusikan : Apakah pembicara telah menyampaikan pendapat semua anggota kelompoknya secara tepat ? Apa yang dikurangi? Apa yang ditambah ? Apa yang tidak tepat.

18. Kompak
Permainan ini bermanfaat untuk menghangatkan suasana dan membentuk suasana kerja dalam Tim.
Langkah–langkah dalam Ice Breaker Games ini  :
- Jelaskan kepada peserta aturan permainan ini
- Bagilah peserta ke dalam 5 – 6 kelompok, yang penting satu kelompok terdiri dari 6 orang.
- Mintalah masing – masing kelompok untuk membuat lingkaran dan satu orang anggota dari masing-masing kelompok untuk berdiri di tengah – tengah kelompoknya.
- Katakana bahwa permainan ini untuk mnguji kita , apakah di antara teman-teman dalam kelompok itu saling percaya kepada TIM KERJA KITA. Yang berdiri di tengah harus menutup matanya, dengan ditutup kain, kemudian menjatuhkan diri secara bebas kea rah mana saja.
- Sementara itu teman-teman dalam kelompoknya melingkar dan harus bertanggungjawab atas keselamatan teman yang di tengah tadi, karena permainan ini bisa – bisa akan memakan korban, maka jika yang di tenagh menjatuhkan diri kepadanya dia harus siap dan bertanggungjawab untuk menahan dan melemparkannya kepada teman yang lain. Begitu seterusnya, dan minta siapa yang di tengah bisa bicara dengan cara bergiliran.

19. Bercermin
Langkah–langkah dalam Ice Breaker Games ini  :
- Minta setiap peserta untuk berpasangan, 1 orang menjadi bayangan di cermin dan 1 orang menjadi seseorang yang sedang berdandan di depan cermin.
- Bayangan harus mengikuti gerak – gerik orang yang berdandan.
- Keduanya harus bekerja sama agar bisa bergerak secara kompak dengan kecepatan yang sama.
- Minta peserta untuk mendiskusikan apa pesan dalam permainan ini.

Sekian mungkin permainan ice breaker kali ini, mudah-mudahan bermanfaat untuk kalian semua. :)